Survei Kebutuhan Pemustaka sebagai Upaya Peningkatan Mutu Perpustakaan Sekolah
Perpustakaan sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembelajaran, penguatan literasi, serta peningkatan kualitas pendidikan. Untuk memastikan layanan perpustakaan berjalan sesuai dengan kebutuhan warga sekolah, diperlukan upaya evaluasi yang terencana dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut adalah melalui Survei Kebutuhan Pemustaka.
Survei kebutuhan pemustaka merupakan kegiatan pengumpulan data untuk mengetahui kebutuhan, minat, dan tingkat kepuasan pengguna perpustakaan sekolah, yang meliputi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan. Melalui survei ini, perpustakaan memperoleh gambaran nyata mengenai layanan dan koleksi yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Pelaksanaan survei menjadi bentuk komitmen perpustakaan sekolah dalam menghadirkan layanan yang berorientasi pada pemustaka serta mendukung peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Hasil survei kebutuhan pemustaka nantinya dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam:
- Pengembangan koleksi yang relevan dengan kurikulum dan minat baca peserta didik
- Peningkatan kualitas layanan perpustakaan
- Penyediaan sarana dan prasarana pendukung literasi
- Perencanaan program dan kegiatan literasi sekolah
Dengan demikian, setiap kebijakan dan program perpustakaan didasarkan pada kebutuhan nyata pemustaka.
Survei kebutuhan pemustaka memiliki keterkaitan langsung dengan Instrumen Akreditasi Perpustakaan Sekolah, khususnya pada komponen koleksi. Pelaksanaan survei yang terdokumentasi dengan baik menunjukkan adanya evaluasi layanan secara berkala dan pemanfaatan hasil evaluasi tersebut sebagai dasar peningkatan mutu. Dokumen survei, rekapitulasi hasil, serta tindak lanjutnya dapat menjadi bukti dukung penting dalam proses akreditasi.
Pelaksanaan Survei di Lingkungan Sekolah dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti penyebaran kuesioner kepada siswa dan guru, penggunaan formulir daring, wawancara singkat, maupun penyediaan kotak saran di perpustakaan. Metode yang sederhana dan mudah diakses akan mendorong partisipasi aktif warga sekolah. Agar hasil survei optimal, perpustakaan perlu melakukan analisis data secara sistematis serta menyusun rencana tindak lanjut yang jelas.
Survei kebutuhan pemustaka merupakan langkah strategis dalam mewujudkan perpustakaan sekolah yang bermutu, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan warga sekolah. Melalui pelaksanaan survei yang berkelanjutan, perpustakaan sekolah tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memperkuat perannya sebagai pusat sumber belajar dan literasi di lingkungan pendidikan.
(Pembinaan Perpustakaan)