Kembali ke Berita
Berita Terkini Thursday, 30 July 2026

Menjadikan Perpustakaan Pusat Pemberdayaan Masyarakat melalui Kegiatan TPBIS

S

Ditulis oleh

Staff Arsip

Menjadikan Perpustakaan Pusat Pemberdayaan Masyarakat melalui Kegiatan TPBIS

Perpustakaan hari ini tidak lagi sekadar tempat menyimpan dan meminjam buku. Di era yang terus berkembang, perpustakaan dituntut untuk bertransformasi menjadi ruang publik yang hidup, tempat masyarakat belajar, berkarya, dan saling memberdayakan. Semangat inilah yang mendasari lahirnya Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), sebuah program nasional yang kini turut diimplementasikan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang.

 

TPBIS adalah upaya mengubah peran perpustakaan dari sekadar penyedia layanan baca menjadi pusat kegiatan masyarakat yang inklusif. Melalui pendekatan ini, perpustakaan hadir untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, mulai dari peningkatan keterampilan, pengembangan ekonomi kreatif, hingga pelestarian budaya lokal. Prinsip utamanya sederhana, perpustakaan harus bisa diakses dan dirasakan manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

 

Dengan pendekatan inklusi sosial, perpustakaan tidak lagi berdiri sebagai institusi yang pasif menunggu pengunjung datang untuk membaca buku, melainkan aktif merancang program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekitar, termasuk kelompok rentan dan masyarakat yang selama ini kurang terjangkau layanan literasi.

 

Sejalan dengan semangat tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang telah berkomitmen menjalankan program TPBIS dengan menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu bentuk nyatanya adalah penyelenggaraan kelas merajut, yang memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan generasi muda, untuk mempelajari keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan. Selain melatih keterampilan tangan, kegiatan ini turut menjadi wadah interaksi sosial yang mempererat kebersamaan antarwarga.

 

Selain kelas merajut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang juga menghadirkan kelas pembuatan tingkuluak sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya Minangkabau. Tingkuluak, penutup kepala tradisional perempuan Minangkabau yang sarat nilai budaya, diperkenalkan kembali kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar mereka tidak hanya mengenal tetapi juga mampu membuat sendiri warisan budaya leluhur tersebut. Kegiatan ini sekaligus membuka peluang pengembangan keterampilan yang bernilai ekonomis di tengah masyarakat.

 

Melalui kedua kegiatan tersebut, terlihat bahwa perpustakaan dapat berperan lebih luas, tidak hanya sebagai pusat literasi baca-tulis, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan keterampilan dan pelestarian budaya lokal yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Kota Padang. Melalui program TPBIS, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang berupaya menghadirkan perpustakaan yang benar-benar dekat dengan denyut kehidupan masyarakat. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dirancang agar mampu menjawab kebutuhan riil, mulai dari peningkatan keterampilan produktif hingga penguatan identitas budaya daerah.

 

Kehadiran program ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan akses pengetahuan dan keterampilan baru secara gratis, sekaligus memperkuat fungsi perpustakaan sebagai ruang publik yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

Transformasi ini merupakan langkah berkelanjutan yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun mitra kerja sama lainnya. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program TPBIS yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga perpustakaan benar-benar dapat berfungsi sebagai pusat pemberdayaan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan warga Kota Padang.

 

Ke depan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bersama belajar keterampilan baru, melestarikan budaya, dan membangun jejaring sosial yang positif.

Bagikan Informasi Ini:

Beranda Profil Arsip Perpus